Destinasi Spektakuler Coban Sewu dan Panorama Tumpak Sewu

Bingung kenapa namanya ada dua? Tapi sama-sama bernama Sewu? Yuk kita ulas bersama-sama. Untuk memudahkan, sebelumnya mari kita namai bersama-sama, sebut saja kawasan wisata air terjun Sewu. Destinasi wisata ini memang terbagi menjadi dua nama, dikarenakan memang lokasinya berada ditengah perbatasan antara Kota Malang dan Kota Lumajang. Untuk yang melalui pintu masuk Kota Malang dinamakan Coban Sewu. Sebaliknya yang berada di Kota Lumajang dinamakan Air Terjun Tumpak Sewu atau nama lainnya Panorama Tumpak Sewu. Pertama mari kita ulas Coban Sewu.


Coban Sewu masuk dalam kecamatan Ampelgading, Malang, Jawa Timur, Indonesia. Kawasan wisata air terjun sewu ini memang sangat lebar dan luas sekali. Terbentuk dari cekungan yang sangat curam dengan tinggi 100 meter lebih. Dihiasi puluhan aliran air yang jatuh yang terbentuk dari sumber-sumber air serta aliran sungai, sehingga menambah kesan eksotis kawasan wisata air terjun sewu.

Untuk menuju Coban Sewu, aksesnya sangat mudah bisa dicari menggunakan GPS. Namun jangan sampai teman-teman keliru untuk menuju Coban Sewu, jika Anda berangkat melalui Kota Malang terletak sebelum jembatan perbatasan Ampelgading – Pronojiwo atau gapura perbatasan Malang – Lumajang.

Coban Sewu memiliki tracking yang tidak terlalu sulit dan cukup dekat dari lokasi tempat parkir. Musim kemarau akan lebih memudahkan teman-teman untuk menuju lokasi Coban Sewu, namun jika memang terpaksa atau bertepatan dengan musim hujan diwaktu hujan selepas turun saya sarankan untuk melalui jalur sebelah lapangan luas, yang biasanya dipakai untuk parkir mobil atau minibus (nb: mungkin akan diingatkan oleh penjaga parkir ketika hujan turun atau baru reda). Dikarenakan jika teman-teman masuk melalui jalur depan tempat parkir, ada jalur yang tertutup oleh derasnya aliran sungai kecil yang mengalir jatuh ke jurang Coban Sewu.

Kebanyakan teman-teman berburu spot kayu, yang berlatarbelakang keindahan kawasan air terjun sewu dan beberapa angle lainnya. Bagi teman-teman yang suka berburu nuansa kabut ada baiknya tiba sepagi mungkin dan hindari musim hujan. Kabut biasanya akan bersih sekitar jam 8 – 9 pagi. Hindari diatas jam 12 siang, karena cahaya matahari membuat hasil foto teman-teman kebocoran cahaya disebelah kanan dari pusat air terjun.

Kayaknya teman-teman melihat kebawah air terjun. Bisa turun gak ya? Apakah teman-teman berfikir untuk turun kebawah lokasi air terjun? Ya! Jika teman-teman berfikir untuk kebawah memang dari sini bisa namun terbilang lebih ekstrim daripada jalur turun yang tersedia di kawasan Panorama Air Terjun Tumpak Sewu Pronojiwo - Lumajang.

Membahas Coban Sewu, apakah teman-teman belum puas melihat keindahan kawasan ini? Memang yang terlihat masih separuh saja. Mari berpindah ke lokasi seberang, yaitu lokasi Air Terjun Tumpak Sewu atau nama lainnya Panorama Tumpak Sewu. Disuguhkan begitu indah, banyak wisatawan asing yang sudah menginjakkan kaki di Panorama Tumpak Sewu. Melihat secara penuh keseluruhan Panorama Air Terjun Tumpak Sewu. Penasaran bagaimana keindahan panorama keseluruhan Air Terjun Tumpak Sewu? Ayo baca disini.

Salam Outdoor Lifestyle! Let’s make a bigger connection!

 Salam Blogger Indonesia!

0 coment�rios:

Instagram