Goa kecil ini berwarna kuning keemasan. Warna emas ini disebabkan air terjun yang tak pernah kering dan bercampur dengan belerang. Dinding tebing yang tidak terdapat belerang hanya akan memunculkan lumut di permukaannya. Sehingga jika dilihat dari kejauhan warna emas dan hijau akan menyatu indah di sela-sela air yang turun dari atas.
Untuk tracking menuju Goa Tetes terbilang cukup membutuhkan tenaga ekstra namun masih tergolong medium, beberapa akses jalan sudah bagus dan disertai pegangan. Anda akan berjalan dengan ditemani view alam sekitar yang sangat segar, tumbuh-tumbuhan berjajar di kanan dan kiri. Kemudian Anda juga akan disuguhkan landscape khas kabupaten ini, tebing-tebing tinggi dengan dialiri sungai dibawahnya yang menambah kesan dramatis destinasi yang terbilang sudah sangat lama berdiri.
Goa Tetes merupakan tempat wisata yang dikenal pertama kali sebelum Coban Sewu (Ampelgading - Malang) dan Panorama Air Terjun Tumpak Sewu (Pronojiwo - Lumajang) diperkenalkan. Kini, kedua tempat tersebut bisa menjadi satu tujuan yang bisa dicapai dengan perjalanan jalan kaki baik dari jalur Coban Sewu / Air Terjun Tumpak Sewu maupun melalui pintu resmi Goa Tetes.
Jika Anda berminat untuk berkunjung kesini, Goa Tetes terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Kalau Anda memulai perjalanan dari Malang kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Setelah jembatan pembatas antara Ampelgading, Kabupaten Malang - Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Anda akan berjumpa dengan destinasi Panorama Air Terjun Tumpak Sewu tetap arahkan kendaraan lurus sekitar 150 meter setelahnya Anda bisa melihat gapura putih sebelah kanan tepat di tikungan dengan bertuliskan Goa Tetes. Untuk mobil, minibus, atau bus bisa parkir di tepi jalan raya dan dilanjutkan berjalan kaki menuju loket masuk. Jika Anda menggunakan motor, anda bisa langsung masuk dan parkir dekat dengan pintu masuk loket.

0 coment�rios: